}

Parenting


Aku Ingin Tahu
Oleh: Tanti Amelia

  

Setiap kali, Bobi meraih sendok dan kemudian membuang jauh-jauh sendok tersebut. Saat sendok jatuh dengan suara berkelontang keras sangat lucu buatnya, sehingga Bobi tergelak riang.

Rasa ingin tahu si Kecil memang bertambah seiring usia. Ia menjadi rajin mengeksplor apa saja di dekatnya. Nah, kesempatan ini bisa dimanfaatkan dengan memperkenalkannya pada hewan. Sebagai permulaan, Ayah dan Bunda bisa mengajarkan kepadanya berbagai variasi suara hewan yang unik dan menarik.

Apa saja aktivitas bersama si Kecil?

1. Ayah dan Bunda bisa menirukan suara binatang yang ada di sekitar rumah, misalnya suara burung berkicau, ayam berkokok, gonggongan anjing atau kucing.
2. Menonton film bersama tentang hewan, beritahu si Kecil nama hewan tersebut, kemudian tirukan suara hewan itu.
3. Ayah atau Bunda bisa mengajak si Kecil menirukan tingkah laku hewan. Ayah bisa berpura-pura menjadi kuda, Bunda bisa pura-pura terbang bersamanya. Si Kecil akan tertarik untuk bermain bersama.
4.  Jika ada, gunakan boneka yang terbuat dari kaus kaki bekas. Gambarkan mata, mulut dan bentuk hewan dengan sebuah spidol, lalu bermain sandiwara boneka bersamanya. Si Kecil akan mendengarkan suara hewan yang ditirukan Ayah atau Bunda.
5.  Jika si Kecil terlihat sudah mengerti, maka permainan bisa diganti dengan mengenalkan dongeng dan suara hewan lainnya. 

Untuk Mendukung Aktivitas 

 Ayah dan Bunda bisa mengenalkan aneka hewan dengan menempelkan gambar-gambar di dinding, dan bercerita atau membacakan dongeng. 

Dr. William Sears, seorang dokter anak dan penulis buku dari Amerika Serikat, mengatakan bahwa ikatan yang kuat antara si Kecil dan Ayah serta Bundanya, akan membentuk kepribadiannya menjadi mandiri serta mudah bekerjasama saat memasuki usia sekolah.

Manfaat Bagi si Kecil

Kegiatan bermain adalah sarana komunikasi yang menyenangkan bagi si Kecil. Ini terlihat dari  tingkah lakunya yang ceria dan menyayangi sesama.

Semua aktivitas yang melibatkan eksplorasi pada panca indra si Kecil, bermanfaat dalam merangsang pertumbuhan otak. Apalagi, di tahun pertama proses pertumbuhan otak si Kecil berlangsung lebih cepat. 

Di usia 5-12 minggu pertama, ada 50,000 – 100,000 sel otak baru yang tumbuh dalam setiap detik. Apa yang dilihat, didengar, dirasakan dan disentuh si Kecil akan bermanfaat untuk membantu proses pertumbuhan otaknya tersebut! 

Aktivitas bermain bersama si Kecil merupakan sebuah momen intim yang penting dalam mempererat ikatan emosional dengannya. Proses bonding antara Ayah Bunda dan si Kecil ini akan berpengaruh kepada kepribadiannya nanti.