Jamaliah
Membuat Ibu Menteri Menangis
Tanpa merasa takut, Jama berjalan ke tengah panggung dengan secarik kertas surat di tangannya.
“Ibu perkenalkan saya Jamaliah. Saya mewakili Pulau Bawean. Saya hobi memakan ikan dan kerang, saya punya prestasi mewakili orang Bawean mengikuti lomba,” ungkap Jama dalam pembukaan suratnya.
“Saya selalu ke laut, saya pergi ke laut. Saya dan ibu senang mengambil ikan dan kerang. Di sana masih sangat indah, loh Bu. Saya pribadi tidak mau lihat ikan dan kerang habis bu, karena pengambilan ikan ilegal yang nanti akan habis... Iya kan Bu?” ucapannya itu mendapat sambutan sorak sorai dari hadirin yang hadir.
Jama mengungkapkan bahwa dia dan masyarakat lainnya sangat melindungi khususnya kehidupan laut. Dia tak suka melihat nelayan menangkap ikan memakai bom atau racun.
“Saya bercita-cita menjadi guru dan mengajarkan murid-murid saya untuk terus menjaga laut,” ujar Jama.
Anak kelima dari delapan bersaudara ini menyampaikan pesan yang penting kepada para pemimpin negeri ini, khususnya Menteri Susi, untuk tidak pernah menyerah dalam menjaga Laut Indonesia dan memberantas illegal fishing.
“Ibu harus semangat ketika bekerja sebagai Menteri. Saya dan ibu mendoakan Ibu Susi diberi kesehatan selalu agar kami semua anak Indonesia bisa terus melihat Laut Indah Indonesia seperti di Bawean,” katanya
“Saya juga berharap suat saat nanti bisa bertemu dengan Ibu Susi dan semoga saya bisa makan bareng dengan Ibu,” imbuhnya.
Jama juga mengisahkan tentang kehidupan anak-anak Pulau Bawean, pulau kecil di antara pulau Jawa dan Kalimantan tersebut.
Mendengar kisahnya dan kehidupan anak-anak di Pulau Bawean membuat Susi dan sebagian besar yang hadir di acara tersebut menangis, ikut tersentuh dengan isi surat tersebut.
(Naskah/Foto: Dari berbagai sumber)
Berita Singkat
Gadis Cilik ini Membagi-bagikan Korek Api
Teman-teman tentu sudah tak asing dengan tokoh gadis penjual korek api yang ada di dalam buku dongeng. Dalam kisah karangan penulis buku anak-anak terkenal, Hans Christian Andersen, diceritakan hidup seorang gadis kecil yang berjualan korek api di musim dingin. Lanjut>>
Anak Indonesia ini Bikin Ulama Mesir Menangis
Menteri Wakaf Mesir Prof DR Mohamed Mochtar Gomaa menyampaikan takjubnya kepada kehebatan hafiz (penghafal Alquran) cilik asal Indonesia, Musa La Ode Abu Hanafi saat beraksi di Musabaqah Hifzil Quran (MHQ) Internasional di Sharm El-Sheikh Mesir pada 4 April lalu. Lanjut>>
Daffa Anak Pemberani Seorang anak bernama Daffa Faros Oktoviarto berani menegur dan menghadang pengguna sepeda motor yang lewat trotoar. Daffa adalah seorang siswa kelas IV SD Kalibanteng Kidul, Kota Semarang, Jateng.
Lanjut>>
Eko Berjuang untuk Ibunya
Di kala anak-anak kecil sebayanya hanya sibuk belajar dan bermain. Eko, bocah kelas 2 SD asal Pedurungan, Semarang justru harus berjuang mencari nafkah demi membantu sang Ibu yang tengah didera sakit ginjal.
Eko berkeliling berjualan makaroni untuk membantu perawatan ibunya, memantik kepedulian banyak pihak. Berkat pemberitaan dari media sosial, semenjak Jumat lalu, orang-orang mulai datang menyalurkan bantuan. Tak sedikit dari mereka yang membantu Eko dan ibunya dengan mendatangi langsung rumah mereka.Lanjut>>
Kisah Ibu dan Anak yang MengharukanMax, demikian nama anak itu, ia ingin memberi kejutan kepada ibunya Emma Scahofield di hari Valentine.
Ibu Emma yang bekerja sebagai pramusaji diajak Max ke restoran untuk merayakan hari kasih sayang.
Ia sengaja melakukan itu untuk menghibur ibunya yang baru saja bercerai.
Kejutan itu terjadi saat hendak membayar semua pesanan makanan di restoran. Lanjut>>
Sebanyak 240 anak berkumpul di Jakarta untuk memeriahkan Jambore Futsal Anak (JFA) di Kampus B Universitas Negeri Jakarta, Rawamangun, Jakarta. Acara ini sudah berjalan beberapa tahun. Tahun ini JFA mengangkat tema “Futsal for Respect”. LANJUT>>
Hari Sampah Nasional
Wooow.... Tahukah teman-teman, apabila saat ini Indonesia merupakan negara penyumbang sampah plastik ke laut terbanyak kedua di dunia?
Tiap tahunnya, masing-masing kota di dunia setidaknya menghasilkan sampah hingga 1,3 miliar ton. Diperkirakan oleh Bank Dunia, pada tahun 2025, jumlah ini bertambah hingga 2,2 miliar ton. LANJUT>>
Sepeda Bencong Dari Bapak Presiden
Ketika Presiden Jokowi berkunjung ke sekolah SMP Negeri 4, Pontianak Timur, pada hari Sabtu (22/8/2015) terjadi kejadian yang sangat membuat para undangan terpingkal-pingkal tertawa, seorang anak SD menolak pemberian sepeda dari Presiden Jokowi. LANJUT>>
Kenapa Bapak Galak?
Pada peringatan Hari Anak Nasinoal tingkat DKI Jakarta di Dufan, Ancol, Jakarta Utara, Rabu (26/8/2015). Gubernur DKI Jakarta Bapak Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok hadir pada acara tersebut. Kali ini Pak Ahok memberi kesempatan kepada anak-anak untuk bertanya padanya. LANJUT>>
Tujuh Anak Indonesia Dilatih Sepak Bola di MU
Sebanyak tujuh anak prasejahtera yang jago main sepak bola mendapatkan perjalanan dan pelatihan di Inggris. Adapun ketujuh anak tersebut, yakni Marcellius Fanmakuni asal Alor NTT, I Kadek Dwi Kuriawan (Tabanan, Bali), Pamungkas Dwi Wibowo (Solo, Jawa Tengah), Ayub Abdul Aziz (Semarang, Jawa Tengah), Ahmad Wahyudi (Tulehu, Maluku), Jero Pratama (Padang, Sumatera Barat), dan Robert Yawan Bedes (Papua). LANJUT>>



