}

Boleh Tahu


Meramal Cuaca Melalui Tingkah Binatang 
Oleh: Ruri Irawati   


Hari minggu ini, Lili kesal sekali. Papa dan Mamanya membatalkan pergi ke kebun binatang. Rencana rekreasi keluarga yang sudah dibuat jauh-jauh hari, akhirnya batal.

Dari pagi cuaca memang terlihat mendung. Papa dan Mama takut hujan akan turun. Tapi ternyata, ditunggu sampai sore, hujan tidak turun juga.

Teman-teman, apa kalian pernah mengalami kejadian seperti Lili? Rencana untuk pergi ke luar rumah, gagal karena takut turun hujan. Padahal belum tentu hari itu hujan akan turun. Rasanya ingin deh. belajar meramal cuaca.
Tapi sebenarnya kalau kita mau memperhatikan hal-hal kecil di sekitar, kita bisa membaca tanda-tanda hujan akan turun atau tidak. Tak perlu alat pengukur cuaca atau gambar satelit yang rumit. Salah satunya dengan melihat tingkah binatang yang ada di sekitar kita. Ya… tingkah laku beberapa binatang di sekeliling kita, bisa menjadi penanda akan adanya perubahan cuaca.

Sensor Binatang
Seperti kita ketahui, binatang itu punya sensor yang tajam untuk menangkap perubahan-perubahan yang terjadi di alam. Sebetulnya sensor inipun dimiliki oleh manusia. Sayangnya kadang kita mengabaikannya.
Kepekaan sensor binatang-binatang itu digunakan oleh mereka untuk bertahan hidup. Mereka bisa menentukan kapan waktunya untuk mencari makan, terbang jauh dari sarangnya, menentukan ketinggian terbang dan lainnya. Dan yang penting lagi, sensor-sensor binatang itu juga bisa mendeteksi kemungkinan adanya bencana alam yang akan terjadi. Seperti misalnya hewan-hewan liar di hutan-hutan gunung berapi akan turun ke pemukiman manusia apabila gunung akan meletus. Gajah-gajah yang berlarian ke atas bukit saat akan terjadi tsunami, burung-burung laut akan terbang ke darat apabila badai akan datang, dan masih banyak lainnya
Seperti apa ya tingkah binatang-binatang itu yang bisa memberikan pertanda cuaca akan berubah? Kita lihat ya sama-sama…  

Semut
Pernah melihat barisan semut berjalan mondar-mandir mencari makan? Barisan semut yang sibuk itu bisa menandakan cuaca cerah. Apabila cuaca akan hujan, semut-semut itu akan masuk ke lubangnya. Ternyata semut-semut kecil itu bisa ya, menjadi pertanda hujan turun.

Lalat
Siapa diantara kalian yang pernah memperhatikan tingkah lalat? Nah, ternyata dari kebiasaan serangga yang suka hinggap di tepat kotor inipun, kita bisa tahu hujan akan datang atau tidak.  Kalau si lalat-lalat yang ada di sekitar rumah kita terlihat bermalas-malasan, maunya hinggap di tembok atau dinding rumah, itu bisa jadi penanda hari akan turun hujan. Sebaliknya, kalau si lalat tadi terbang berkeliaran lincah kesana kemari, tandanya cuaca akan cerah.

Laba-Laba
Adakah sarang laba-laba di sekitar halaman rumah kalian? Mungkin diantara daun-daun pepohonan atau di kabel tiang listrik. Nah kalian bisa lihat, apabila sang tuan rumah rajin melebarkan atau memperbaiki sarangnya, artinya cuaca akan cerah. Sebaliknya, apabila sarang menyempit atau hilang kemungkinan besar hujan akan turun.

Lebah
Sarang lebah yang kosong juga bisa menjadi penanda hujan. Lebah akan terbang agak jauh dari sarangnya apabila cuaca baik. Kalau di sekitar rumah kalian ada sarang lebah, bisa digunakan untuk meramal cuaca di lingkungan kalian.

Nyamuk
Datangnya hujan juga bisa dilihat dari tingkah laku nyamuk. Nyamuk yang mengganggu di pagi hari atau nyamuk selalu terbang mengelilingi benda gelap, bisa menandakan siang hari akan turun hujan. Tapi, jangan sampai ya, kalian digigit nyamuk di pagi hari.

Kelelawar
Di malam hari, ketika kelelawar terbang keluar dari sarangnya menandakan malam yang cerah. Sebaliknya apabila kelelawar hanya berdiam di dalam guanya di malam hari, bisa diperkirakan malam itu hujan akan datang. Teman-teman yang di sekitanya ada gua kelelawar mungkin bisa mulai ikut memperhatikan.

Kodok
Biasanya kodok akan berdiam di dalam air ketika cuaca buruk dan berada di pinggir kolam jika cuaca bagus. Jika di malam hari cuaca cerah di musim kemarau, para kodok tidak bernyanyi maka menandakan akan datangnya cuaca buruk.
Kalau kita perhatikan, masih banyak lagi tingkah laku binatang-binatang lainnya yang bisa dijadikan penanda hujan akan turun. Dari ayam yang lebih sering mencakar-cakar tanah, siput yang merayap lebih cepat, burung pemakan serangga yang terbang lebih rendah daripada biasanya, dan ikan-ikan di kolam yang lebih sering meloncat ke atas air.
Ada juga penanda akan turunnya hujan yang bisa membuat kita tersenyum. Mungkin teman-teman belum ada yang pernah mencoba memperhatikannya. Nah apabila kita mencium bau badan kambing lebih jauh dari biasanya itu bisa menandakan hari akan hujan. Mungkin minta mandi… hahaha… Lucu ya…
Nah teman-teman, ayo kita mulai belajar membaca tanda-tanda alam. Salah satunya dengan menggunakan sensor-sensor yang dimiliki oleh binatang-binatang di sekitar kita. Tentu saja caranya dengan mulai mengamati tingkah laku dari binatang-binatang yang jarang kita perhatikan sebelumnya. Mudah kan?

BACA LAINNYA >>