Dreadnoughtus Schrani merupakan nama dinosaurus jenis pemakan tumbuhan atau
herbivora. Para pakar arkeologi yang telah mengevakuasi fosil tersebut dari
tahun 2005 hingga 2009 menyatakan bahwa jenis dinosaurus ini hidup pada era
akhir Cretaceous 66-100 juta tahun yang lalu. Setelah meneliti fosil dinosaurus
tersebut, Kenneth Lacovara, PhD, asisten peneliti di Universitas Drexel
berhasil memperkirakan bobot dari Dreadnoughtus Schrani tersebut. Dinosaurus
yang memiliki panjang mencapai 26 meter ini diperkirakan memiliki bobot yang
setara dengan pesawat Boeing 737-900 yang berisi 215 penumpang. Para arkeolog
ini membutuhkan waktu lima tahun untuk menggali sisa-sisa hewan besar tersebut,
fosil yang ditemukan di

Patagonia di selatan di Argentina. Para peneliti
berhasil menebak panjang dan berat dinosaurus ini dari 70% temuan tulang yang
merupakan bagian femur (paha) dan humerus (lengan atas). fosil "Beratnya
setara dengan selusin gajah Afrika atau lebih dari tujuh T-rex. Yang lebih
mengejutkan dari bukti kerangka yang kami temukan, dinosaurus ini belum tumbuh
secara maksimal. Tapi inilah contoh terbaik yang kami miliki mengenai makhluk
raksasa yang pernah ada di bumi." ujarnya. Hewan yang tergolong dalam
titanosaurus ini memiliki badan yang sangat besar. Bahkan mereka tak takut
kepada predator. Dreadnoughtus Schrani dikenal akan melawan serangan predaktor
sepert T-Rex dengan ekor sebagai senjata. Nama Dreadnoughtus tersebut
terinspirasi dari sebuah kapal perang yang bernama sama. kapal tersebut
memiliki badan besar dan sangat kuat. Sementara itu nama species Schrani
dipilih untuk menghormati pengusaha Adam Schran yang telah membantu
terlaksananya penelitian tersebut.
Sumber: http://www.infospesial.net