Anak perempuan berusia 16 tahun itu sedang tidur di sofa ruang tamu pada Sabtu (21/12) pukul 21.40 waktu setempat ketika sejumlah orang yang mengendarai sedan melepaskan tembakan ke arah kediamannya.
Beberapa peluru menembus tembok rumah itu dan satu memecahkan jendela rumah. Salah satu peluru itu menghantam kacamata anak perempuan itu. Namun, anak perempuan yang tidak disebutkan namanya hanya menderita luka kecil.
"Dia amat sangat beruntung. Kacamata itu membelokkan peluru yang bisa saja menghantam kepalanya," ujar juru bicara polisi Seattle Mark Jamieson.
Polisi memperkirakan rumah itu diincar terkait perang gang namun anak perempuan itu bukanlah orang yang menjadi target serangan itu. (Ant)